TEORI IKLAN

TEORI-TEORI  IKLAN

Pengertian Iklan dan Periklanan

Definisi tentang iklan dan periklanan dapat kita temui hamper di semua kepustakaan tentang iklan, periklanan dan pemasaran. Namun definisi yang baku di Indonesia dapat dilihat dalam kitab tata karma dan tata cara periklanan di Indonesia. Dalam tata karma dan tata cara periklanan Indonesia dinyatakan bahwa:

“Iklan adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan lewat suatu media dan dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal serta ditujukan kepada sebagian atau seluruh masyarakat”.

Dari definisi diatas jelas terlihat adanya empat unsure yang menentukan atau membentuk suatu iklan, yaitu:

  • Pemrakarsa
  • Pesan
  • Media
  • Masyarakat

Penjabaran definisi diatas ternyata sejalan dengan Model Komunikasi (Lasswell) yang unsur-unsurnya adalah:

  • Komunikator (Source)
  • Pesan (Massage)
  • Media (Channel)
  • Khalayak (Receiver)

 

Dengan demikian jelas, bahwa ‘iklan’ merupakan suatu komunikasi yang melibatkan produsen sebagai komunikator, fisik iklan itu sendiri sebagai unsur pesan, media sebagai saluran dan khalayak sebagai public yang ditujunya. Maka model komunikasinya menjadi:

 

Produsen——-Iklan—–Media—–Khalayak Sasaran

 

 

Para praktisi periklanan Indonesia juga menyatakan sepakat bahwa:

 

“Periklanan adalah keseluruhan proses yang meliputi penyiapan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan penyampaian iklan’.

 

Pengertian ini sangat penting, karena ia akan menjelaskan adanya prakondisi untuk dapat beriklan secara efektif dan efisien. Pertama kita perlu mengenali sasaran khalayaknya. Setelah itu menentukan media yang akan digunakan. Baru kita dapat merancang pesan iklan yang sesuai dengan kedua prakondisi tersebut.

 

Prinsip-prinsip dasar iklan

 

  1. Adanya pesan tertentu

Iklan tidak akan ada tanpa adanya pesan. Tanpa pesan iklan tidak akan berwujud. Pesan yang disampaikan oleh sebuah iklan, dapat berbentuk perpaduan antara pesan verbal dan pesan non verbal. Pesan verbal adalah pesan yang disampaikan baik secara lisan maupun tulisan. Dalam pesan verbal, iklan merupakan rangkaian kata-kata yang tersusun dari huruf vokal dan konsonan yang membentuk makna tertentu. Bentuk pesan verbal lisan dapat disampaikan melalui media audio maupun audio visual. Sementara pesan verbal tulisan dapat disampaikan melalui media cetak dan audio visual.

Pesan non verbal visual adalah pesan yang dapat diterima khususnya melalui indra mata. Pesan non verbal visual secara umum terdapat tiga jenis, yaitu berbentuk kinestik, proksemik dan artifaktual. Pesan non verbal visual kinestik berwujud gerakan-gerakan tubuh/badan, dapat berupa gerakan dari sebagian atau seluruh badan.

 

  1. Dilakukan oleh komunikator (sponsor)

Pesan iklan ada karena dibuat oleh komunikator. Sebaliknya , bila tidak ada komunikator maka tidak akan ada pesan iklan. Dengan demikian cirri sebuah iklan adalah bahwa pesan tersebut dibuat dan disampaikan oleh komunikator atau sponsor tertentu secara jelas. Komunikator dalam iklan dapat dating dari perseorangan, kelompok masyarakat, lembaga bahkan negara.

 

  1. Dilakukan dengan cara non personal

Dari pengertian iklan yang diberikan, hamper semua meyepakati bahwa iklan merupakan penyampaian pesan yang dilakukan secara non personal. Non personal artinya tidak dalam bentuk tatp muka. Penyampaian pesan dapat disebut iklan bila dilakukan melalui media.

 

  1. Disampaikan untuk khalayak tertentu

Sasaran khalayak yang dipilih tersebut berdasarkan pada keyakinan bahwa pada dasarnya setiap kelompok khusus audience memiliki kesukaan, kebutuhan, keinginan, karakteristik dan keyakinan yang khusus. Dengan demikian, pesan yang diberikan harus dirancang khusus yang sesuai dengan target khalayak

 

 

Bovee, L. Courtland, Thill, V. John, Dovel, P. George & Marian Burk Wood,

Advertising Excellence, Mc Graw Hill, lnc, 1995

 

 

Yunita Puspaningrum

4PA05 (10507270)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: